ada orang yang suka menjual air matanya untuk mengetuk pintu hati yang lainnya. dan itulah yang dia lakukan. setelah menjatuhkan saya dengan frase ini, frase itu, dia lalu menangis di depan semua orang. seolah-oleh saya adalah manusia paling jahat yang pernah jalan-jalan di jakarta-bandung. ini tidak terbalik ya? bukankah saya yang seharusnya menangis mendengar semua gunjingan orang yang bahkan tidak saya kenal? haha. menggelikan bukan? betapa orang yang belum memperkenalkan dirinya pada saya bisa berbicara begitu banyak seolah-olah dia pernah hidup dengan saya.
setelah saya yang merasa bersalah karena saya tidak bisa memaafkan dia, saya lalu berkata: "maafkan saya yang tidak bisa memaafkanmu waktu itu"
dan kini, kebodohan dan kenaifan saya itu memakan korban lagi. dan saya adalah si korban itu. hahahahahahahaha. saya dikerjai dua kali, bahkan setelah minta maaf?
sekali lagi, bukankah seharusnya saya yang menangis?
oh maaf, saya lupa. kantong air mata saya sudah saya gadaikan demi ramuan ajaib yang konon bisa menumbuhkan ketegaran juga keangkuhan.
you see? when it comes to conspiracy, bahkan IQ saya yang berjumlah 173 itu tidak ada fungsinya. saya juga tidak berbakat menjatuhkan orang. mungkin monyet saja bisa dilatih. tapi saya......
sama sekali tidak maju-maju dalam hal itu.
hey manis, selamat berlatih bersama monyet kalau begitu.
No comments:
Post a Comment