saya, pernah sangat dekat dengannya. he resembled most of my everything. my dreams, my laugh, my biography and my certain desire. and then things started to happened drastically. out of nowhere, we started to find ourselves against each other like a Berlin wall. so, we decided to separated. dan saya, hari ini telah menganggapnya sebagai halaman-halaman yang sudah habis terbaca serta tidak meninggalkan kesan akan membacanya lagi. setiap orang akan menemukan titik dimana dia dapat melupakan hal-hal yang dulu pernah sangat melukainya. begitu juga dengan saya, saya sudah sibuk dengan Louie sekarang. tidak ada yang tidak tergantikan. semua selalu bisa di-substitusikan.
termasuk kamu, sayangku.
No comments:
Post a Comment