
diam-diam setiap hari saya menulis semua yang kita lakukan di dalam buku ini. mulai dari seberapa sering kita tertawa, bertengkar, berdebat, berdiskusi, lalu bahkan saat kita hanya diam saja dan saling memperhatikan. hari ini, saya tidak punya lagi alasan untuk terus mengisi halaman-halaman tersebut. kamu dan saya telah masing-masing memalingkan wajah untuk melihat ke arah lain. semuanya sudah selesai dan saya sedang bersiap-siap memulai segala sesuatu yang baru. mati rasakah saya? tidak. saya memang merasa begitu sakit atas apa yang telah terjadi. tetapi saya memilih untuk tetap membuka mata lalu berdiri maju. masa lalu adalah masa lalu. tidak dapat ditukar atau digantikan. dan saya tidak hidup di sana. saya di sini. di pintu hari depan. mengetuk-ngetuk agar sang waktu mempersilakan saya masuk dan duduk menikmati kebahagiaan meninggalkan hari-hari yang telah lalu. jika kamu bertanya-tanya mengapa akhirnya saya yang kekanak-kanakan ini kemudian bisa melepaskanmu, jawabannya hanya satu kalimat.
"saya berhenti menyalahkan diri sendiri dan bertumbuh lebih tinggi daripada hari kemarin"
No comments:
Post a Comment